Senin, 30 Januari 2017

Jenis-Jenis Sapi Potong



·         Limosin
    
Sapi Limosin merupakan sapi tipe potong yang berasal dari Perancis. Warna tubuh sapi ini ada yang kuning sampai merah keemasan dan ada yang hitam, tanduknya berwarna cerah dengan tubuh keluar dan agak melengkung. Bentuk tubuh besar, panjang, kompak, dan padat. Pertumbuhan badan sapi ini sangat cepat. Berat jantan dewasa mencapai lebih dari 1000 kg dan kualitas dagingnya tinggi.
 

·         Simental
      
Sapi ini berasal dari Swiss dengan warna tubuh krem kecoklatan sedikit merah, bagian muka, dada, dan rambut ekor berwarna putih. Bentuk tubuh kekar dan berotot. Sangat cocok dipelihara di daerah beriklim sedang. Pertumbuhan otot sangat baik. Menghasilkan karkas yang tinggi dengan sedikit lemak. Berat jantan dewasa dapat mencapai lebih dari 1.000 kg. Merupakan tipe sapi dwiguna).
·         Bali
          Sapi bali merupakan hasil domestikasi dari banteng (Bos sondaicus). Warna bulu pada betina dan pedet merah keemasan, sedangkan pada jantan dewasa berwarna hitam. Warna tarsus ke bawah dan oval di pantat berwarna putih. Kepala yang lebar serta pendek dengan dahi datar. Telinga berukuran sedang dan tegak, bertanduk panjang dan besar mengarah ke samping atas depan. Bentuk tanduk pada jantan yang paling ideal disebut bentuk tanduk silak congklok yaitu jalannya pertumbuhan tanduk mula-mula dari dasar sedikit keluar lalu membengkok ke atas, kemudian pada ujungnya membengkok seikit keluar.
·         Brahman
 
          Sapi Brahman berasal dari India yang termasuk dalam golongan sapi zebu. Sapi brahman ditandai dengan adanya punuk yang besar pada sapi jantan, tapi punuk kecil pada betina. Warna tubuh sapi ini bervariasi mulai dari abu-abu sangat muda sampai hampir hitam. Terdapat gelambir kulit dari rahang bawah hingga ujung dada bagian depan. Paha besar, kulit tebal dan lepas.
·         Ongole
          Sapi ini merupakan bangsa sapi tipe potong, dengan ciri-ciri rambut halus dan pada umumnya berwarna putih, tetapi pejantannya mempunyai warna kelabu gelap di kepala. Sapi ini juga bertanduk, berpunuk, bergelambir, bertelinga agak panjang dan menggantung. Sapi ini memiliki ciri bertubuh besar dan kompak, berputih sedikit keabuan, terdapat gelambir dari rahang bawah hingga ujung dada depan, badan besar, panjang, dan berpunuk diatas bahu. Kepala panjang, telinga kecil dan tegak. Paha besar, kulit tebal dan lepas, bobot badan jantan dewasa dapat mencapai 800 kg.
·         Peranakan Ongole (PO)
          Pada tahun 1906, sapi ongole didatangkan langsung dari India ke Pulau Sumba. Selanjutnya tahun 1916 sapi ongole yang sudah berkembangbiak di Sumba mulai menyebar ke tempat-tempat lain di Indonesia dengan sebutan Sumba Ongole (SO). Pada tahun 1930-an, pemerintah Hindia-Belanda dengan kebijakan di bidang peternakan yang disebut ongolisasi mengawinsilangkan sapi SO dengan sapi Jawa, untuk memperbaiki ukuran dan bobot badan sehingga lahirlah sapi peranakan ongole (PO). PO memiliki ciri-ciri yaitu berwarna putih sedikit keabu-abuan, telinga kecil dan tegak, mempunyai perwakan yang besar, bergumba pada pundaknya dan mempunyai gelambir yang menjulur sepanjang garis bawah leher, dada sampai ke pusar.
·         Peranakan Brangus
          Sapi brangus merupakan hasil persilangan antara brahman dan angus dengan karakteristik 5/8 angus dan 3/8 brahman. Sapi ini merupakan tipe potong, dengan ciri-ciri rambut halus dan pada umumnya berwarna hitam seluruh tubuh. Leher dan telinga pendek penuh bulu. Memiliki punuk di punggungnya, badan kompak dan padat. Kaki kuat dan kokoh. Tubuh besar, pertumbuhan badan cepat. Berat badan sapi jantan dewasa dapat mencapai lebih dari 900 kg.
·         Madura
          Sapi madura merupakan hasil persilangan sapi bali, sapi ongole, dan sapi jawa. Warna sapi ini merah bata kecoklatantanpa warna putih di pantat. Pertumbuhan yang baik pada kualitas pakan yang jelek. Mempunyai urat daging yang bagus. Dan memiliki tubuh kokoh dan pertumbuhan badan yang relatif cepat. Bobot pejantan dewasa dapat mencapai 600 kg.
·         Angus
 
          Sapi ini berasal dari Inggris, Skodlandia. Umumnya berwarna hitam namun ada juga yang berwarna merah keemasan disebebkan oleh gen resesif. Leher dan telinga pendek, penuh bulu. Punggung lurus, badan kompak dan padat. Bobot badan sapi jantan dewasa dapat mencapai 900 kg. Sapi ini tidak memiliki tanduk.
·         Shorthorn
 
          Berasal dari Inggris, merupakan tipe pedaging yang terbesar di Inggris. Warna merah, putih, atau kombinasi. Tubuh besar, padat, dan berbentuk seperti balok. Bobot badan jantan kurang lebih 1.000 kg dan betina kurang lebih 750 kg. Sapi ini juga sangat baik dalam memproduksi susu sehingga sapi shorthorn dapat dikategorikan sebagai sapi dwiguna.
·         Hereford
          Berasal dari Hereford, Inggris dan merupakan tipe potong. Warna merah, muka sampai ekor bagian bawah berwarna putih. Tubuh rendah, lebar, dan tegap. Bobot jantan sekitar 850 kg dan betina 650 kg.
·         Jaliteng
          Sapi jaliteng merupakan persilangan antara Jawa, Bali, dan Banteng. Tanda-tanda yang dimiliki bila dilihat seperti sapi bali, yaitu warna putih pada bagian belakang paha, mulai tarsus dan carpus sampai batas pinggir atas kuku, rambut pada ujung ekor hitam, rambut pada bagian dalam telinga putih, terdapat garis belut (garis hitam) yang jelas pada bagian atas punggung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar